Tahapan Penelitian

2 min read

Tahapan Pelaksanaan Penelitian

Bila dijabarkan atau dirincikan secara luas, butir butir penelitian adalah sebuah eksplorasi, melakukan penilaian, mengumpulkan data, sintesis, analisis, komparasi, menemukan koneksi (kaitan), menerjemahkan sesuatu yang masih misteri.

Pada penelitian terdapat metode, rancangan, kerangka, langkah dsb yang harus dilakukan agar penelitian bisa memperoleh hasil dari tujuan penelitian. Berdasarkan penuturan Hillway penelitian merupakan sebuah metode yang dilaksanakan peneliti untuk mencari/investigasi dengan cara seksama dan teliti pada suatu masalah, sehingga masalah bisa ditemukan solusinya.

Pengertian

Tahapan penelitian adalah level atau tingkatan bisa disebut juga jenjang dalam sebuah aktivitas penelitian. Dimana tahapan tersebut terdapat memiliki proses yang dilakukan secara terstruktur, runtut, baku, logis dan sistematis.

Dalam pelaksanaannya penelitian pasti ada tahap dimana ilmuwan/peneliti akan melakukan sedikit pemodelan (variasi) tahapan terutama pada penelitian kualitatif yang biasanya digunakan pada penelitian sosial yang cenderung abstrak. Meskipun begitu peneliti harus tetap kepada prinsip umum pada tahapan penelitian.

Tahapan Penelitian

Untuk lebih jelas berikut merupakan tiga proses tahapan dalam pelaksanaan penelitian yang terdiri dari tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan dan tahapan laporan:

Tahap Perencanaan

Pada tahapan pertama berikut beberapa proses yang bisa dilaksanakan dalam tahap perencanaan penelitian.

Pengenalan dan Identifikasi Masalah

Pada tingkatan ini peneliti harus bersiap untuk bisa mengetahui dengan rinci, masalah apa yang akan diteliti. Tidak perlu muluk-muluk untuk mencari penelitian yang susah. Cukup identifikasi lingkungan sekitar, apa yang perlu dibenahi di lingkungan. Tentunya masalah tersebut harus menarik sehingga dalam meneliti bisa lebih semangat.

Memformulasikan Masalah

Pada tingkatan ini peneliti akan menciptakan sebuah formulasi atau rumusan masalah yang berlandaskan masalah yang telah diketahui untuk dicari solusinya. Pada tahap ini peneliti akan membuat ruang lingkup masalah sehingga penggunaannya bisa lebih terfokus.

Melangsungkan Tahap Studi Pendahuluan

Misi dari tahap ini adalah untuk menghimpun data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Ini berfungsi agar akar masalah bisa diketahui secara terperinci. Informasi yang akan diperoleh nantinya akan dicatat dalam kerangka teori yang nantinya akan berguna untuk hipotesis lalu diuji kesesuaiannya, apakah benar atau salah. Studi ini bisa dilaksanakan dengan studi referensi kepustakaan, studi dokumen dan studi lingkungan.

Hipotesis

Hipotesis merupakan asumsi sementara yang nantinya akan diuji benar salahnya dengan proses penelitian. Untuk lebih lengkapnya bisa periksa tautan hipotesis ini.

Memilih Sampel Penelitian

Pada tingkat ini peneliti akan memilih objek penelitian. Semua objek penelitian dinamakan populasi penelitian. Bila dalam penelitian menggunakan beberapa populasi, maka cukup dengan menggunakan sampel.

Membuat Rencana Penelitian

Pada bagian ini peneliti akan membuat panduan pelaksanaan penelitian. Nantinya rencana penelitian akan menjadi alur yang berhubungan dengan aktivitas penelitian. Selain itu rencana penelitian terdiri dari muatan di bawah ini:

    • Persoalan dan argumentasi dilaksanakannya penelitian;
    • Jenis data penelitian yang diperlukan;
    • Tujuan/misi pelaksanan penelitian
    • Kegunaan dan manfaat pelaksanaan penelitian;
    • Wilaya/lokasi pelaksanaan penelitian;
    • Manajemen dan tempo waktu yang dibutuhkan dalam penelitian
    • Aktivitas dan pembiayaan dana penelitian
    • Hipotesis
    • Metode dan jenis penghimpunan dan manajemen pengolah data;
    • Sistematika laporan yang diajukan
    • Memilih dan memformulasikan cara penghimpunan data dan instrumen penelitian.

Menyusun Desain Penelitian

Desain penelitian adalah perangkat dalam penelitian yang menjadi dasar peneliti untuk menuntut proses penelitian dalam hal mengambil data, memilih sampel, menghimpun data dan analisis data. Dengan desain penelitian yang baik maka penelitian akan memiliki validitas yang terjamin dan reliable.

Baca juga: Sistematika Penelitian

Tahap Pelaksanaan Penelitian

Pada bagian ini terdapat aktivitas penelitian yang kudu dilakukan dengan baik, berikut diantaranya:

Penghimpunan Data

Aktivitas ini harus berlandaskan pada panduan yang sudah direncanakan pada rancangan kerangka penelitian. Data yang telah terhimpun nantinya akan menjadi dasar untuk menguji hipotesis.

Analisis Data

Analisis dan manajemen data dilaksanakan setelah data terhimpun. Selanjutnya hipotesis yang diberikan akan dianalisis benar tidaknya. Bila data berbentuk kauntitatif maka akan diolah dengan cara statistik atau matematis. Sementara data yang berbentuk kualitatif maka akan diselesaikan dengan deduktif.

Laporan Penelitian

Pada tahap akhir peneliti harus menyusun laporan untuk kepentingan publikasi, sehingga peneliti masa depan yang tertarik dengan penelitian sejenis bisa mengaksesnya. Bentuk atau sistematika laporan penelitian itu sendiri bisa berbentuk skripsi, tesis, disertasi, jurnal, laporan dan artikel ilmiah.

Simak juga: Kerangka Penelitian

Kesimpulan

Berdasarkan ketiga tahap yang telah dijabarkan di atas, pastikan bahwa setiap peneliti harus melaluinya secara runtut agar semuanya bisa berjalan dengan baik.

Usahakan dalam setiap tahapan yang ada, peneliti juga harus memastikan bahwa daftar kerja yang ada dituntaskan setuntas-tuntasnya. Karena hal tersebut bisa sangat berpengaruh pada hasil yang akan didapat. Selain itu dengan tuntasnya setiap pekerjaan kepuasan dalam menikmati penelitian bisa dicapai.

Berikut juga merupakan contoh referensi lain dari tahapan penelitian yang bisa disimak pada gambar di bawah ini.

Contoh Tahapan Penelitian

Contoh Tahapan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

 

Analisis Korelasi

Harys
2 min read

Manfaat Membaca Karya Ilmiah

Harys
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *