Laporan Penelitian

3 min read

Laporan Penelitian

Pada sebuah penelitian, laporan penelitian adalah bagian akhirnya. Dimana didalamnya mencakup kesimpulan hasil penelitian yang selanjutnya dipublikasikan kepada khalayak dan penguji, bisa berbentuk tulisan maupun presentasi.

Pengertian

Laporan penelitian adalah keterangan pertanggung jawaban dari aktivitas penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti. Laporan merupakan uraian penelitian secara menyeluruh, detail, jelas, lengkap serta mudah untuk dimengerti oleh semua golongan.

Dalam laporan penelitian terdiri dari struktur, prosedur, proses dan sistematika dalam penelitian. Bentuk dari laporan penelitian sendiri ada berbagai macam, bentuk laporan haruslah sesuai dengan tujuan penelitian.

Cermati juga: Cross Sectional

Jenis Laporan Penelitian

Walaupun terdapat macam dan bentuk dalam laporan penelitian, ada kesamaan karakter yang menjadi pondasi universal bentuk dari laporan penelitian yakni ilmiah.

Ini dikarenakan setiap laporan penelitian dapat dinamakan karya ilmiah, tapi tidak semua karya ilmiah dapat dinamakan laporan penelitian.

Karena laporan penelitian memiliki pengertian yang cukup luas (umum) karena bentuk dan karakternya. Namun secara khusus, laporan penelitian bisa digolongkan kedalam klasifikasi bentuk, yaitu:

  1. Laporan penelitian yang diketik diperuntukan kepada kantor dinas formal.
  2. Laporan penelitian yang diperuntukan untuk kelangsungan tugas akademik seperti disertasi, tesis, skripsi, makalah dan paper.
  3. Laporan penelitian yang ditulis sebagai jurnal ilmiah.
  4. Laporan riset yang diperuntukan untuk media mainstream layaknya majalah, tabloit dan koran.

Dari laporan penelitian yang memiliki bentuk beraneka ragam tersebut bisa disimpulkan bahwa laporan penelitian maknanya sangat luas.

Sehingga dengan begitu agar jelas, sebelum membuat laporan penelitian, peneliti harus mampu menjawab kebutuhan apa yang akan disampaikan pada sebuah laporan penelitian atau riset ini.

Syarat Format Laporan

Terdapat syarat wajib yang sangat perlu diketahui pada format laporan yakni: Laporan dituntut untuk bisa dibuat dengan bahasa yang dapat dicerna oleh publik. Peneliti harus jelas dalam memutuskan untuk siapa penelitian ini diciptakan.

Selanjutnya, laporan penelitian lebih baik jika mencantumkan jenis metode penelitian yang digunakan sehingga penguji dan pembaca bisa mengetes keabsahan penelitian yang dilakukan.

Pada tahap ini penelitian akan bersifat terbuka dan bisa mendapatkan masukan, saran dan kritik yang nantinya bisa untuk bahan pengujian ulang.

Bila laporan penelitian tidak bersifat terbuka (transparan), penelitian sering diasumsikan tidak ilmiah.

Format Laporan Penelitian

Dalam laporan penelitian terdapat berbagai format, berikut adalah contoh format penulisan laporan penelitian yang umum disajikan.

JUDUL

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

ABSTRAK

Bagian I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Rumusan Masalah
  3. Misi Penelitian
  4. Kegunaan Penelitian

Bagian II DASAR TEORI

  1. Penelitian Terdahulu/Ulasan Literatur
  2. Inti Penelitian/Landasan Teori
  3. Kerangka Pemikiran
  4. Hipotesis

Bagian III METODOLOGI PENELITIAN

  1. Metode Penelitian
  2. Populasi dan Sampel
  3. Prosedur Pengumpulan Informasi/Data

Bagian IV PENGKAJIAN

  1. Pendeskripsian Hasil Penelitian
  2. Analisis Data
  3. Pembahasan Diskusi

Bagian V PENUTUP

  1. Kesimpulan
  2. Saran
  3. Rekomendasi

SUMBER

LAMPIRAN

Metode Laporan Penelitian

Ada dua metode dalam membuat laporan penelitian selain apa yang telah disampaikan di atas, yakni metode kualitatif dan metode kuantitatif.

Pada laporan penelitian kualitatif berfungsi untuk menyampaikan kejadian secara menyeluruh, luas dan kontekstual. Pada metode ini ditekankan untuk bisa mendeskripsikan dan menggambarkan kondisi apa adanya mengenai isu yang diteliti

Sedangkan pada laporan penelitian kuantitatif, laporan akan membahas penyampaian yang realistis, tegas dan objektif. Inti dari laporan ini adalah bagaimana penelitian dilaksanakan, hasil yang didapat, apa yang sedang diteliti dan kesimpulan dari penelitian.

Baca juga: Kuesioner Penelitian

Format Laporan Penelitian Kualitatif

Struktur 1

Bagian I PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang atau Konteks Penelitian
    2. Rumusan Masalah atau Esensi Penelitian
    3. Tujuan Penelitian
    4. Landasan Teori
    5. Manfaat Penelitian

Bagian II METODE PENELITIAN

    1. Jenis dan Pendekatan Penelitian
    2. presensi Peneliti
    3. Wilayah Penelitian
    4. Referensi Data
    5. Teknik Pengumpulan Data
    6. Teknik Analisis Data
    7. Pengujian Data
    8. Langkah-langkah Penelitian

Bagian III PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN

Bagian IV PEMBAHASAN

Bagian V PENUTUP

Format 2

Bagian I PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang atau Konteks Penelitian
    2. Inti Penelitian atau Rumusan Masalah
    3. Misi Penelitian
    4. Manfaat Penelitian

Bagian II KAJIAN PUSTAKA

Bagian III METODE PENELITIAN

Bagian IV Presentasi DATA DAN TEMUAN PENELITIAN

Bagian V PEMBAHASAN

Bagian VI PENUTUP

Format Laporan Penelitian Kuantitatif

Bagian I PENDAHULUAN

    1. Rumusan Masalah atau Latar Belakang Masalah
    2. Misi Penelitian
    3. Hipotesis Penelitian (Bila ada)
    4. Tujuan dan Manfaat/Kegunaan Penelitian
    5. Batasan atau Ruang Lingkup Penelitian
    6. Definisi Operasional atau Keterangan Istilah

Bagian II DASAR TEORI/TINJAUAN PUSTAKA

    1. ………….
    2. ………….
    3. ………….

Bagian III METODE PENELITIAN

    1. Strategi Penelitian
    2. Populasi dan Sampel
    3. Instrumen Penelitian
    4. Teknik Penghimpunan Data
    5. Prosedur Analisis Data

Bagian IV HASIL PENELITIAN

    1. Deskripsi Informasi
    2. Hipotesis

Bagian V PEMBAHASAN

    1. ………….
    2. ………….
    3. ………….

Bagian VI PENUTUP/KESIMPULAN DAN SARAN

    1. Kesimpulan
    2. Saran

Bagian Akhir

Pada bab akhir ini akan berisi, daftar sumber atau Daftar Pustaka beserta Lampiran.

Tips Menulis Laporan Penelitian

Agar laporan penelitian bisa lebih maksimal dan berguna bagi pembaca dan yang lainnya. Ada beberapa tips menulis laporan yang bisa diterapkan, berikut diantaranya:

Siapkan dan rencanakan konteksnya sebelum memulai, awali dari dasar terlebih dahulu. Memulai dari urutan pertanyaan survei mungkin kurang tepat, lebih baik mulai dari topik atau isu yang lebih luas kemudian ke topik yang lebih spesifik atau khusus. Selanjutnya fokus pada kesimpulan penguat yang didukung oleh data empiris.

Mempunyai tujuan penelitian yang jelas. Peneliti harus membaca kembali setiap detail yang ada di proposal. Pastikan  bahwa data yang telah diberikan akan berkontribusi langsung pada tujuan yang diajukan di awal. Perlu diperhatikan bahwa spekulasi merupakan hal yang dilakukan pada diskusi, bukan untuk laporan penelitian.

Pilih model kerja yang sesuai. Setiap peneliti atau studi yang sedang berlangsung harus mempunyai logika atau cara kerja sendiri untuk mendukung kesimpulan, yang harus disertakan pada laporan.

Himpun setiap informasi yang berkaitan dengan topik penelitian. Ini bisa dilakukan dengan mencari orang yang telah meneliti topik yang sama.

Baca kembali laporan dengan lantang setelah menulis laporan. Pastikan bahwa ide yang disampaikan jelas bagi pembaca laporan. Ini juga bisa berguna untuk meminimalisir kekurang tepatan dalam menulis dan mengungkapkan ide dalam sebuah tulisan.

Periksa kembali tata bahasa dan ejaan. Telitilah dan tanpa ragu untuk memeriksa kembali bahasa yang digunakan. Bila perlu gunakan kata-kata baru untuk mengungkapkan sesuatu dalam tulisan. Intinya adalah bermainlah dengan bahasa bila memungkinkan.

Jika terdapat penemuan yang penting maka diskusikan. Hindari atau biarkan bila terdapat penemuan yang tidak terlalu penting, karena tidak semuanya benar-benar penting atau esensial pada penemuan untuk laporan penelitian.

Grafik yang disajikan dalam laporan penelitian harus jelas. Ini bertujuan agar pembaca bisa mengerti sendiri tanpa perlu bertanya mengenai grafik yang ada dalam laporan penelitian. Sajikan grafik dengan judul, keterangan indikasi, ukuran, dan kata yang jelas dan benar.

Perjelas dengan pesan yang informatif. Seorang peneliti harus selalu teliti dalam penulisan, dengan akurasi yang tepat, terperinci dengan bahasa yang jelas.

Kreatif dan berkreasilah dalam memilih judul. Hal tersebut bisa merangsang pembaca untuk memahami laporan penelitian. Pilihlah judul yang bisa bertahan hingga waktu yang lama.

Buat kesimpulan yang efektif. Kesimpulan pada laporan penelitian merupakan hal yang paling sulit untuk ditulis. Meskipun begitu terdapat celah agar kesimpulan bisa ditulis dengan mudah, yakni dengan membuat ringkasan yang tepat. Mulailah dengan sesuatu yang spesifik atau khusus terlebih dahulu, selanjutnya menjabarkan bagian terpenting dari topik penelitian dan diakhiri dengan memberikan implikasi dari kesimpulan tersebut.

Temukan orang lain untuk membaca laporan. Ini dilakukan karena biasanya penulis kurang bisa mendeteksi kesalahan mereka sendiri.

Analisis Data

Harys
8 min read

Purposive Sampling

Harys
3 min read

Analisis Korelasi

Harys
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *