Kuesioner Penelitian

3 min read

Kuesioner Penelitian

Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data pada penelitian yang sering digunakan pada metode kuantitatif. Meskipun begitu tidak jarang pada metode kualitatif juga menggunakan kuesioner atau angket ini.

Pengertian

Kuesioner adalah salah satu teknik pengumpulan data yang bisa digunakan oleh peneliti untuk mempelajari, memperoleh data serta menganalisis kecenderungan, pendirian, sikap, perilaku, karakter dan sifat peserta kuesioner, dalam hal ini peserta adalah seseorang dalam sebuah ruang lingkup yang berada dalam sebuah sistem ataupun organisasi.

Dengan memanfaatkan kuesioner, peneliti akan berusaha menilai dan mengukur apa yang telah didapatkan. Bentuk kuesioner atau angket itu sendiri berupa daftar pertanyaan yang mana responden akan menjawabnya sehingga data yang diperlukan peneliti akan terkumpul.

Pengertian menurut para ahli

Kuesioner adalah sebuah list yang didalamnya terkandung pertanyaan yang nantinya akan dijawab oleh responden, dimana jawaban yang sudah terkumpul nantinya akan dipelajari dan dianalisis. Ini adalah pernyataan dari Bimo Walgito (2010).

Angket atau kuesioner adalah sebuah cara dalam mengumpulkan data pada penelitian yang dilaksanakan dengan cara tidak membutuhkan langsung sumber data. Pengertian menurut Dewa Ketut Sukardi (1983).

Fungsi Kuesioner

Agar kuesioner bisa lebih dipahami, peneliti bisa lihat fungsi kuesioner berikut:

  • Kuesioner berfungsi untuk menghimpun data, ini digunakan untuk analisis dan pembuatan evaluasi tindak lanjut.
  • Sebagai garansi verifikasi informasi yang telah diperoleh dari cara atau metode lain.
  • Untuk memperoleh opini, pendapat dan pandangan responden.

Bentuk Pertanyaannya dalam Kuesioner

Pada kuesioner terdapat 3 jenis pertanyaan yang bisa digunakan oleh peneliti, jenis pertanyaan ini tentu digunakan agar jawaban yang dihasilkan bisa menunjang informasi atau data yang diinginkan dalam penelitian, berikut diantaranya:

Pertanyaan kuesioner terbuka, pada pertanyaan jenis ini peneliti akan memberikan pertanyaan yang bebas sesuai apa yang dipikirkan responden. Seringkali pertanyaan jenis ini dipakai untuk memperoleh data berupa opini.

Pertanyaan kuesioner tertutup, dalam pertanyaan tertutup ini peneliti akan menyediakan pilihan jawaban yang telah ditentukan sebelumnya untuk dijawab responden. Jenis pertanyaan ini sering juga dinamakan pilihan ganda yang di silang, dilingkari dsb.

Sementara jenis selanjutnya adalah pertanyaan penelitian kuesioner terbuka dan tertutup, pertanyaan jenis ini merupakan campuran dari pertanyaan tertutup dan terbuka. Nantinya pertanyaan ini akan berisi jawaban bebas dan jawaban yang telah ditentukan.

Sejatinya tujuan dari adanya pertanyaan pada kuesioner ini adalah agar peneliti bisa mendapatkan data dan informasi yang sesuai, terukur, valid dan memiliki kredibilitas yang mumpuni.

Cermati juga: Penelitian Korelasional

Langkah-langkah atau Cara Membuat Kuesioner

  • Menetapkan tujuan pemakaian kuesioner dari pertimbangan psikologis. Pertimbangan ini mencakup cara pengutaraan variabel yang berpengaruh pada cara responden dalam menjawab pertanyaan kuesioner.
  • Ciptakan petunjuk kuesioner yang meliputi cara menjawab, jumlah pertanyaan dan cara lainnya yang memudahkan responden dalam menjawab.
  • Tetapkan bentuk kuesioner, mulai dari kuesioner acak atau terstruktur dengan rapi.
  • Ciptakan pertanyaan dengan bentuk pertanyaan tertutup dengan pilihan dan skor.

Hal yang Harus Dimengerti Ketika Membuat Kuesioner

Ketika menciptakan kuesioner peneliti diharuskan untuk mempersiapkan pertanyaan, bisa menggunakan daftar yang telah ada, bisa juga dipertimbangkan secara matang dengan cara brainstorming dan musyawarah bersama, berikut beberapa yang dibutuhkan agar membuat kuesioner bisa berjalan lebih mulus:

  • Gunakan pertanyaan yang panjang dan detail. Gunakan bahasa yang sederhana karena responden akan cenderung menjawab dengan cepat apalagi bila jenis pertanyaannya adalah tertutup.
  • Meskipun pertanyaan kuesioner disarankan untuk detail dan panjang, namun kalimatnya harus padat dan jelas bila perlu gunakan tanda miring, tebal dan garis bawah.
  • Peneliti membuat kuesioner dengan istilah kata yang lebih awan, jauhi kata-kata khusus, teknis yang susah dimengerti oleh responden.
  • Ciptakan kuesioner yang bisa menarik perhatian, misalnya dengan background kertas atau dokumen yang ceria.
  • Sertakan detail pengiriman dan dari siapa yang mengadakan kuesioner dibuat, peneliti bisa menyertakan alamat email, nomor WhatsApp dsb.
  • Pada awal kuesioner, gunakan pertanyaan yang jelas dan mudah. Bila terdapat pertanyaan yang susah, letakan di bagian akhir agar responden bisa beradaptasi lebih dahulu.
  • Sebelum memberikan pertanyaan ada baiknya agar peneliti memberikan contoh dalam tata cara menjawab kuesioner yang baik dan benar.

Kuesioner yang Baik Ada Syaratnya Berikut Diantaranya

  • Responden yang menjawab kuesioner mempunyai gap jarak yang jauh, yang berarti peneliti dan responden tidak bertemu secara langsung.
  • Responden yang ikut serta merupakan anggota dari organisasi atau sistem yang sedang diteliti, sehingga peneliti bisa memahami apa yang diinginkan dan disetujui pada sebuah lingkungan organisasi atau sistem yang sedang diteliti.
  • Melaksanakan penelitian pendahuluan yang berkaitan untuk menyusun pertanyaan penelitian, sehingga petunjuk dan budaya dalam organisasi bisa dipahami lebih dalam.
  • Peneliti harus berupaya untuk menggali lebih dalam permasalahan yang ada dalam organisasi atau sistem. Sehingga kedepannya peneliti bisa menindak lanjuti dan mengidentifikasi masalah dengan cara wawancara.

Pelajari juga: Pertanyaan Penelitian

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Metode Kuesioner

Sesuatu yang ang bisa diambil saat menjalankan kuesioner penelitian adalah:

  • Peneliti tidak perlu hadir secara langsung dalam kuesioner.
  • Dapat diberikan kepada responden secara serentak dan bersamaan.
  • Periode waktu yang diperlukan sangat lentur karena dapat dilaksanakan saat responden mempunyai waktu luang.
  • Kuesioner bisa dijawab tanpa menyebutkan detail privasi responden, sehingga dalam menjawab bisa lebih mengurangi beban emosional.
  • Pertanyaan yang diberikan bisa diatur sesuai dengan pengetahuan responden.

Kekurangan Metode Kuesioner

Sedangkan kali ini merupakan kekurangannya, diantaranya adalah:

  • Responden cenderung akan menjawab dengan cepat pertanyaan, ini mengakibatkan akan ada banyak pertanyaan yang tidak dijawab atau dijawab asal.
  • Pertanyaan akan sering dijawab tidak benar atau tidak jujur oleh para responden.
  • Kuesioner kerap kali tidak terkumpul semuanya, apabila detail pengumpulan kurang jelas atau membebani.

Syarat Membuat Kuesioner yang Baik

Berikut beberapa syarat yang bisa menjadikan kuesioner dapat diterima dan baik:

  • Kuesioner memakai bahasa yang baik, sopan dan jelas. Lebih pentingnya lagi adalah gunakan bahasa yang tidak menjadikan pertanyaan memiliki beragam tafsir dan ambigu.
  • Pertanyaan pada kuesioner berhubungan dengan persoalan dan masalah yang akan dicari solusinya.
  • Peneliti diharuskan untuk sering membaca penelitian yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi dan yang lebih penting adalah penelitian yang memakai metode kuesioner.
  • Agar memperoleh hasil yang optimal, kuesioner diberikan saat waktu yang senggang. Upayakan untuk tidak sampai mengganggu kegiatan responden.

Contoh Kuesioner Penelitian

Berikut adalah berbagai macam kuesioner yang bisa peneliti bandingkan, sehingga dalam pengerjaanya bisa semakin mudah.

contoh kuesioner penelitian kualitatif

Contoh Kuesioner Minat Belajar Penelitian Kuantitatif

Agar lebih tahu mengenai penelitian kuantitatif berikut adalah kuesionernya yang bisa ditiru.

contoh pertanyaan kuesioner penelitian

Angket atau Kuesioner dalam Penelitian

Kuesioner merupakan pengumpulan data yang terbilang mudah, berikut apa yang bisa dibandingkan sebagai ajang tolak ukur.

contoh kuesioner wawancara penelitian

 

contoh kuesioner penelitian kuantitatif

Manfaat Membaca Karya Ilmiah

Harys
2 min read

Pendekatan Penelitian

Harys
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *