Sumber Data Penelitian

2 min read

Sumber Data Penelitian

Sumber data yang memadai atau tidak merupakan hal yang mendasari seorang peneliti dalam menentukan sebuah masalah penelitian. Hal tersebut merupakan mengapa peneliti sangat perlu memikirkan dari mana sumber data diperoleh.

Pengertian

Sumber data Penelitian adalah subjek dari mana data didapatkan. Penelitian kualitatif memiliki karakter dimana kejadian dalam sosial harus dipahami lebih dalam (understanding), sebab karakter dari penelitian ini masyarakat/kelompok itu menjadi subjek penelitian (learn about people). Sedangkan penelitian kuantitatif lebih berkarakter menjelaskan (explanation) dimana masyarakat itu menjadi objek penelitian.

Jika sebuah penelitian ketika penghimpunan datanya memakai wawancara atau kuesioner, maka sumber datanya dinamakan responden. Artinya adalah seorang yang menjawab atau merespon sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh peneliti, dimana pertanyaan bisa berupa lisan atau tulisan.

Sedangkan apabila penghimpunan datanya memakai cara observasi, maka jenis sumber data yang bisa diperoleh merupakan benda atau aktivitas proses suatu hal.

Berdasarkan uraian di atas pengertian sumber data adalah subjek penelitian dimana data tersemat. Sumber data bisa berbentuk manusia individu maupun kelompok, wilayah, benda dsb.

Jenis Sumber Data

Jenis dan Sumber Data Penelitian

Dalam menentukan sumber data, peneliti harus konsisten dan telaten. Karena sumber data merupakan pondasi agar keberagaman data bisa tercapai. Berikut merupakan jenis sumber data pada penelitian kualitatif (Untuk mengetahui jenis data berikut tautannya.):

Narasumber (Informan)

Bila dalam penelitian kualitatif sumber data oleh seseorang dinamakan narasumber, dimana narasumber akan memberikan informasi/data yang bersifat abstrak yakni informasi yang tidak eksak dan cenderung kompleks.

Sedangkan pada penelitian kuantitatif, sumber data oleh seseorang dinamakan responden, yakni orang yang akan merespon atau menanggapi apa yang diminta peneliti, sumber data pada penelitian kuantitatif bersifat eksak. Hal tersebut karena penggalian informasinya cenderung menggunakan pendekatan yang sudah ditentukan sedari awal.

Fenomena/Peristiwa atau Aktivitas

Informasi atau data bisa didapatkan dengan cara melihat, investigasi, mengamati dan observasi dari sebuah fenomena yang sedang terjadi, tentu fenomena tersebut harus berhubungan dengan masalah penelitian. Dengan fenomena yang sedang diamati, peneliti akan bisa menggali dan mengetahui, bagaimana sesuatu dapat terjadi secara langsung.

Sehingga fenomena tersebut bisa terverifikasi langsung, dan data yang diperoleh bisa valid dan reliabel.

Tempat atau Lokasi

Wilayah atau tempat yang berhubungan dengan masalah penelitian yang sedang diteliti adalah sebuah jenis sumber data. Hal yang bisa dilakukan pada jenis sumber data penelitian ini adalah dengan menggali informasi mengenai situasi, kondisi dan keadaan wilayah tersebut. Dengan demikian penelitian bisa berjalan seperti apa yang direncanakan.

Dokumen atau Arsip

Dokumen adalah benda cetak yang memuat informasi tertulis yang penting. Dimana dokumen tersebut harus berhubungan dengan sebuah fenomena dan kejadian dalam penelitian. Dokumen dan arsip ini bisa berupa tulisan cetak, gambar, surat, buku, koran, laporan ataupun bisa berupa rekaman.

Metode Pengumpulan Data

Pada bagian ini merupakan cara dalam memperoleh sebuah data, atau metode pengumpulan data yang sudah umum dipakai dalam sebuah penelitian. Berikut metode pengumpulan data dan penjelasannya:

Observasi

Observasi adalah metode penghimpunan data yang natural dan tidak hanya sering dipakai dalam ranah ilmiah dan keilmuan namun juga pada kegiatan sehari-hari.

Secara sederhana atau general observasi itu adalah kegiatan pemantauan, pengawasan dan pengamatan. Sementara secara sempit/khusus, observasi pada penelitian adalah mendengar, mengamati dan melihat yang bertujuan untuk mengetahui, memahami dan mendapatkan jawaban dari sebuah kejadian/fenomena pada masalah penelitian. Selain itu dalam menjalankan observasi peneliti dituntut untuk tidak boleh mengganggu sebuah kejadian/fenomena yang ada. Data yang diperoleh bisa dengan cara mengambil gambar, menulis, merekam dsb.

Wawancara

Secara sederhana wawancara adalah perbincangan dua orang atau lebih secara tatap muka antara narasumber dengan pewawancara/peneliti. Tujuan adanya wawancara adalah agar informasi bisa digali dari ranah kognitif dan dunia abstrak dari seseorang akan tergali informasinya sehingga teori bisa berkembang. Wawancara ini biasanya digunakan untuk penelitian kualitatif yang bersifat sosial.

Pahami juga: Objek Penelitian

Kesimpulan

Sumber data penelitian merupakan sesuatu yang bisa diklasifikasikan oleh peneliti secara mandiri. Peneliti harus menimbangnya sesuai dengan kebutuhan apa yang akan diteliti, apakah penelitian jenisnya kualitatif atau kuantitatif.

Sumber data sendiri ada primer dan sekunder yang nantinya merupakan bagaimana cara peneliti memperolehnya.

Laporan Penelitian

Harys
3 min read

Analisis Data

Harys
8 min read

Purposive Sampling

Harys
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *