Objek Penelitian

2 min read

Objek Penelitian

Pada sebuah penelitian terdapat objek penelitian dan subjek penelitian, dimana keduanya saling berkesinambungan terlibat dalam penelitian. Sebelumnya penjelasan tentang subjek penelitian telah ditulis. Maka dari itu agar lebih lengkap dan lebih memahami penelitian selanjutnya akan membahas mengenai objek penelitian.

Pengertian

Secara esensial objek penelitian merupakan isu yang dibahas pada sebuah penelitian. Sementara subjek penelitian merupakan entitas yang menjadi sumber informasi untuk penelitian. Adanya penjelasan objek penelitian dan subjek penelitian disini dimaksudkan agar pembaca bisa lebih memahami keduanya.

Setelah mengetahui perbedaan keduanya bila disempitkan maka objek penelitian merupakan masalah yang harus diungkapkan pada penelitian, sementara subjek merupakan seseorang yang menjadi sumber informasi untuk penelitian.

Manfaat dari dengan adanya objek penelitian itu sendiri adalah peneliti (ilmuwan) bisa melihat situasi atau gambaran secara lebih jelas dari objek yang nantinya akan ditemukan solusinya.

Pengertian Objek penelitian menurut para ahli

Iwan Satibi (2011:74), objek penelitian secara garis besar merupakan alat untuk mengidentifikasi dan memetakan sebuah lingkungan penelitian yang menjadi tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran umum secara luas yang terdiri dari sifat lingkungan, struktur, sejarah dan fungsi setiap apa yang ada di lingkungan penelitian tersebut.

Supriati (2012:38), objek penelitian merupakan variabel yang sedang diteliti pada wilayah penelitian dilaksanakan.

Sementara Suharsimi Arikunto (2010:29), berpendapat bahwa objek penelitian adalah sesuatu yang menjadi pusat dari masalah penelitian.

Berdasarkan pemaparan Suharsimi Arikunto (1998: 15), objek penelitian adalah faktor atau titik atensi dari sebuah penelitian, sementara subjek penelitian adalah lokasi faktor melekat.

Berlandaskan apa yang telah diungkapkan para ahli bisa dikatakan bahwa objek penelitian adalah apa saja yang bermanfaat yang nantinya untuk mengetahui gambaran jelas mengenai kapan, dimana, siapa dan apa penelitian dilaksanakan.

Simak juga: Paradigma Penelitian

Langkah Menentukan Objek Penelitian

Dengan mengetahui objek penelitian maka tujuan dan manfaat dari penelitian bisa tercapai dan bisa meminimalisir kesalahan yang tidak perlu. Agar objek penelitian bisa diketahui secara jelas, bisa menggunakan metode SMART atau Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dicapai), Realistic (Realistis), and Time (Jangka waktu).

  • Spesifik: berarti harus tahu dan spesifik apa yang dimau dalam objek penelitian
  • Terukur: berarti bisa mengukur tujuan yang ingin dicapai dalam objek penelitian.
  • Dapat dicapai: berarti tujuan harus bisa dicapai atau tidak, dan apa saja usaha untuk mencapainya.
  • Realistis: yakni tujuan penelitian harus sesuai dengan kenyataan.
  • Jangka waktu: Peneliti harus bisa mengukur waktu yang bisa dicapai dalam penelitian, bisa satu minggu, sebulan dsb.

Berbagai langkah agar objek penelitian bisa ditemukan:

  • Kumpulkan setiap pengetahuan mengenai objek penelitian.
  • Ketahuilah tingkat keterkaitan antara dua variabel yang akan diteliti.
  • Gapailah wawasan dan pengetahuan baru mengenai objek yang diteliti.
  • Temukan kebenaran yang belum diketahui pada penelitian.
  • Agar bisa menarik kesimpulan maka kumpulkan fakta yang sesuai dengan apa yang ada pada penelitian.
  • Temukan secara tepat dari karakter objek penelitian.

Berikut juga beberapa yang harus dilakukan dalam menentukan objek penelitian yang perlu dipertimbangkan, diantaranya adalah:

Jarak, Usahakan dalam menentukan objek penelitian harus realistis dan mampu dicapai oleh setiap anggota penelitian.

Dapat persetujuan oleh lembaga terkait, usahakan setiap administrasi dan perizinan sudah terurus dengan baik. Sehingga dalam setiap langkah, gerak dan aksi penelitian bisa lebih mantap dan tentang.

Kumpulkan informasi/data dengan cara yang paling tepat sasaran, pengumpulan data adalah faktor kunci dalam penelitian maka usahakan para peneliti untuk bersikap sabar dan gunakan cara yang mudah dalam memperolehnya. Tidak apa dalam prosesnya pragmatis namun harus tetap sesuai dengan tujuan awal penelitian.

Contoh Objek Penelitian

Berikut merupakan contoh yang bisa diberikan agar bisa memahami apa itu objek penelitian sebenarnya.

Contoh Objek Penelitian

Kesimpulan

Bisa dikatakan bahwa objek merupakan apa yang dilihat apa adanya, dimana peneliti atau orang lain tidak akan menambah atau mengurangi dari hal tersebut (objek). Bila ditarik kembali objek bisa merupakan kenyataan asli, fakta dan realitas yang ada. Tidak ada kepentingan di dalamnya ataupun aksesoris lain. Immanuel Kant biasa menyebutnya nomena atau sesuatu yang apa adanya.

Sekian merupakan perihal penjabaran mengenai objek penelitian, semoga apa yang dijelaskan akan bisa membantu apa saja yang akan diteliti. Sehingga dalam menanggapi apa itu objek penelitian bisa terjawab pada artikel ini.

Laporan Penelitian

Harys
3 min read

Analisis Data

Harys
8 min read

Purposive Sampling

Harys
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *