Penelitian Kualitatif

5 min read

Penelitian Kualitatif adalah dan Menurut Para Ahli

Penelitian atau riset kualitatif merupakan ranah yang sangat besar, dimana didalamnya memakai berbagai macam metode dalam menghimpun datanya, seperti wawancara, survei, observasi dan dokumen.

Tujuan dari penghimpunan data yang tidak tersistem tersebut adalah untuk mendapatkan topik masalah yang belum dipahami dan dikuasai. Penelitian kualitatif seringkali dilaksanakan dalam usaha untuk memperoleh alasan dari berbagai sikap, sifat, karakter, perangai, indikasi dan motivasi, daripada mengetahui rincian mengenai mengapa, kapan, dimana dan apa.

Pengertian

Penelitian kualitatif adalah sebuah riset yang memiliki karakter deskriptif dan lebih condong memakai analisis dalam prosesnya. Dimana arti atau sudut pandang dari subjek penelitian lebih diutamakan.

Penelitian kualitatif merupakan proses yang didalamnya mencakup pengumpulan dan analisis data non-angka atau non-numerik (contohnya audio teks atau video).  Dimana penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui sebuah pengalaman, konsep, maupun opini yang merupakan lawan dari penelitian kuantitatif.

Penelitian kualitatif dipakai untuk menghimpun informasi, wawasan, pengetahuan secara mendalam mengenai suatu masalah yang nantinya digunakan untuk memperoleh solusi dan gagasan atau ide baru.

Contoh pertanyaan penelitian kualitatif

  • Bagaimana media sosial bisa mempengaruhi bentuk citra tubuh pada kalangan remaja?
  • Bagaimana anak-anak, remaja dan orang dewasa menerjemahkan makanan sehat di Indonesia?
  • Faktor apa saja yang berpengaruh mengenai keloyalan karyawan di perusahaan besar?
  • Bagaimana guru mengintegrasikan masalah yang ada di kehidupan nyata ke dalam kurikulum sekolah dan sains?

Pengertian Penelitian Kualitatif (Qualitative research)  menurut para ahli

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dipakai untuk menginvestigasi, memperoleh, menyebutkan dan mendeskripsikan kualitas atau faedah dari efek sosial yang tidak bisa dijabarkan, dinilai, diukur atau dideskripsikan dengan memakai penelitian kuantitatif, hal tersebut merupakan pemaparan dari Saryono (2010).

Penelitian kualitatif adalah cara penelitian yang memiliki akar dari filsafat post positivisme (auguste comte), penelitian ini dimanfaatkan untuk memeriksa situasi pada objek yang natural, dimana kunci dari penelitian adalah peneliti atau ilmuwan itu sendiri.

Sementara itu dalam memperoleh sumber data dilaksanakan dengan metode snowball dan purposive, dan metode penghimpunan data dengan cara gabungan (triangulasi ), pada analisis datanya memiliki karakter induktif, dan pada output atau hasilnya lebih berfokus pada generalisasi. Hal tersebut merupakan pendapat dari Sugiyono (2011).

Tujuan Penelitian Kualitatif

Secara sederhana tujuan penelitian kualitatif adalah menjabarkan sebuah kejadian dengan radikal (dalam) dan komprehensif (luas) dengan cara menghimpun data yang banyak, selanjutnya dalam hasilnya harus bisa menguraikan penjelasan secara rinci dan mendalam.

Dengan meluas dan mendalamnya suatu data yang tergail akan mengakibatkan kualitas yang diperoleh akan semakin baik, maka dari itulah penelitian ini disebut kualitatif.

Namun dari segi banyaknya objek penelitian yang menjadi sumber data penelitian, penelitian ini memiliki jumlah yang lebih sedikit. Ini disebabkan karena riset kualitatif lebih fokus pada keluasan dan kedalaman data.

Asumsi Penelitian Kualitatif

Bisa juga disebut dugaan, dimana hal yang menjadi landasan dari metode penelitian kualitatif adalah menyatakan bahwa fakta atau data dari objek penelitian merupakan sebuah kesatuan, jamak dan tidak tetap.

Maka rancangan penelitian tidak bisa dibuat secara kaku atau saklek, yang mana harus fleksibel. Inilah yang mengakibatkan rancangan penelitian dalam metode kualitatif bisa berkembang selama perjalanan penelitian berlangsung. Hal tersebut merupakan pendapat dari (Nana Sudjana dan Ibrahim, 2001: 7).

Karakteristik Kualitatif

Terdapat karakteristik dari penelitian kualitatif, berikut merupakan penjabaran karakternya berdasarkan beberapa pendapat dari para ahli:

  • Memakai sistem berpikir induktif dimana hal yang memiliki sifat khusus menjadi umum.
  • Sudut pandang dari narasumber harus menjadi skala prioritas yang tinggi.Peneliti harus mengerahkan fokusnya untuk mengetahui arti dan maksud dari sudut pandang objek penelitian (narasumber). Ini bertujuan agar peneliti bisa menemukan fakta yang disebut fenomenologis.
  • Pada pelaksanaannya penelitian kualitatif tidak memakai rancangan penelitian yang kaku dan saklek. Seiring berjalannya waktu rancangan penelitian akan tumbuh sesuai dengan arah atau sudut pandang baru.
  • Misi utama dari penelitian kualitatif adalah memperoleh arti, makna dan maksud dari data. Sehingga kebenaran atau masalah yang ada bisa terungkap.
  • Data yang dihimpun, sumber data yang diperlukan, instrumen penelitian, subjek penelitian dapat berganti dan berubah sesuai dengan apa yang diperlukan.
  • Penghimpunan data dilaksanakan berlandaskan prinsip prinsip fenomenologis, yakni dengan mengetahui fenomena dan indikasi kejadian secara mendalam.
  • Fungsi dari ilmuwan itu sendiri adalah sebagai alat penghimpun data, ini mengakibatkan peneliti tidak bisa pisah dengan apa yang ditelitinya.
  • Analisis data bisa dilaksanakan pada saat penelitian berjalan.
  • Penelitian yang dihasilkan berbentuk pemaknaan (tafsir) dan deskripsi (penggambaran) sesuai dengan kondisi dan waktu penelitian dilaksanakan.
  • Metode kualitatif bisa dinamakan atau memiliki alias, yakni penelitian inkuiri naturalistik, impresionistik, fenomenologis dan  post positivistic.
  • Penelitian ini kerap kali dimanfaatkan untuk hasil grounded theory, yakni sebuah teori yang terjadi bila data merupakan bukan dari hipotesis, ini persis seperti penelitian kuantitatif. Ini menjadikan teori yang diproduksi menjadi teori substantif.

Simak juga: Prosedur Penelitian

Pendekatan Penelitian Kualitatif

Pendekatan atau Metode Penelitian Kualitatif

Dalam penelitian kualitatif terdapat lima jenis utama yang bisa digunakan peneliti untuk mendalami sebuah objek atau subjek penelitian. Berikut beberapa diantaranya beserta penjelasannya, dimana hal tersebut berdasar pada pernyataan (Johnson, 2005 : 8).

Etnografi

Etnografi merupakan bentuk penelitian kualitatif yang berfokus pada penggambaran budaya suatu kelompok atau masyarakat. Tujuan dari etnografi itu sendiri adalah membahas fungsi dan rupa bahasa yang ada pada sebuah kelompok budaya, yang berikutnya dipakai untuk komunikasi antar orang yang ada di kelompok tersebut.

Selain itu tujuan dari penelitian etnografi adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi dan cara bahasa yang ada menjadi hal yang tidak terpisahkan di kelompok budaya tersebut.

Fenomenologi

Fenomenologi adalah sebuah bentuk penelitian kualitatif, yang mana peneliti akan berupaya mengetahui cara dan bagaimana satu individu atau lebih bisa mengalami sebuah fenomena.

Penelitian ini bisa diawali dengan melihat dan memahami inti fenomena yang akan diperiksa, peneliti bisa melakukan penggalian dari sisi subjektif dari tingkah laku objek. Berikutnya, peneliti melaksanakan pendalaman data terkait yang bertujuan untuk memaknai sebuah objek ketika menafsirkan sebuah arti terhadap sebuah fenomena.

Pendalaman data bisa dilaksanakan dengan cara wawancara secara mendalam serta bisa juga dengan cara observasi langsung. Dimana objek biasa menafsirkan perspektifnya kepada orang lain.

Naratif

Dalam penelitian Naratif, peneliti akan memeriksa bagaimana menceritakan dan diceritakan dari narasumber untuk memahami bagaimana mereka memandang dan memahami pengalaman mereka.

Tindakan (Action)

Pada penelitian tindakan, peneliti dan narasumber akan bekerjasama untuk menghubungkan teori dengan praktik untuk mendorong perubahan sosial.

Teori Dasar (grounded theory)

Teori beralas atau grounded theory adalah  pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh dan mengembangkan data yang telah dihimpun oleh peneliti dalam bentuk teori.

Lebih jelasnya penelitian teori beralas atau grounded theory adalah penelitian yang dilaksanakan untuk memperoleh sebuah teori atau bisa juga untuk memantapkan teori yang telah ada. Di mana penelitian ini dilakukan dengan cara membahas kaidah dan prinsip dasar yang telah ada, berikutnya ditarik kesimpulan yang akan menjadi bentuk dasar dari prinsip dan teori.

Penghimpunan data dari metode ini adalah dengan cara studi lapangan, observasi, mencari perbandingan dari fenomena, kategori dan kondisi berlandaskan banyak faktor pengukuran seperti deduktif, induktif.

Metode Penelitian Kualitatif

Dalam setiap pendekatan penelitian akan ada lebih dari satu metode pengumpulan data. Berikut ini merupakan metode kualitatif yang sering dipakai dan paling umum:

  • Observasi yakni: merekam apa yang telah dilihat, dengar, atau temui dalam catatan lapangan yang detail.
  • Wawancara: mengajukan pertanyaan secara pribadi kepada orang-orang dalam percakapan satu lawan satu.
  • Kelompok fokus: mengajukan pertanyaan dan menghasilkan diskusi di antara sekelompok orang.
  • Survei: menyebarkan kuesioner dengan pertanyaan terbuka.
  • Penelitian sekunder: mengumpulkan data yang ada berupa teks, gambar, rekaman audio atau video, dll.

Analisis Data Kualitatif

Pada data kualitatif bisa berbentuk audio, teks, video maupun foto. Ini dihasilkan setelah peneliti melakukan transkrip wawancara, mencatat keadaan di lapangan, merekam maupun menanggapi survei.

Secara umum analisis data kualitatif memiliki lima tahapan beserta tipsnya, berikut diantaranya:

  • Mempersiapkan dan mengatur data. Pada tahap ini peneliti bisa bekerja dengan cara menyalin wawancara atau menulis hasil studi lapangan.
  • Review dan eksplorasi data. Periksa data yang ada, apakah data tersebut membentuk pola serta apakah terdapat ide berulang yang muncul.
  • Kembangkan sistem pengkodean data. Berdasarkan ide awal yang ada, buat sekumpulan kode yang dapat diterapkan untuk mengkategorikan data.
  • Tetapkan kode ke data. Misalnya, dalam analisis survei kualitatif, ini bisa dilakukan dengan cara memeriksa tanggapan setiap narasumber dan memberi tanda kepada narasumber dengan kode di spreadsheet.
  • Identifikasi tema atau ide yang berpola dan berulang. Tautkan kode yang sama menjadi tema yang kohesif dan menyeluruh.

Ada beberapa pendekatan khusus untuk menganalisis data kualitatif. Meskipun metode ini memiliki proses yang serupa, mereka menekankan konsep yang berbeda.

Analisis data kualitatif

Prosedur Penelitian Kualitatif

Pada saat penerapan metode kualitatif, prosedurnya akan sangat bergantung dan akan menyesuaikan keperluan, kondisi dan situasi yang ada pada lingkungan/lapangan. Berikut merupakan prosedur dari metode penelitian kualitatif berdasarkan pemaparan (Sudarwan Danim dan Darwis, 2003 : 80):

  • Rumusan atau memformulasikan masalah dari inti penelitian.
  • Menghimpun data atau informasi di lingkungan yang sedang diteliti.
  • Menganalisis data.
  • Memformulasikan hasil penelitian.
  • Membuat saran yang bertujuan untuk menyusun keputusan.

Baca juga: Objek Penelitian

Tahapan Dalam Metodologi Penelitian Kualitatif

Terdapat tahapan yang dilalui agar penelitian kualitatif bisa tepat sasaran, berikut urutannya:

  1. Menentukan, memilih dan memutuskan permasalahan yang akan diteliti.
  2. Melaksanakan dan memeriksa penelitian terdahulu atau bisa juga disebut studi literatur.
  3. Menentukan lingkungan yang akan diteliti.
  4. Menghadirkan pertanyaan penelitian.
  5. Studi pendahuluan.
  6. Menentukan instrumen penelitian (metode pengumpulan data), yang meliputi, diskusi bertema/terfokus, observasi, dokumen dan wawancara
  7. Analisis data pada saat penelitian berlangsung
  8. Analisis data sesudah penelitian tervalidasi dan teruji reliabilitasnya.
  9. Melaporkan hasil berupa kesimpulan berupa jawaban dari pertanyaan penelitian.

Kesimpulan

Metode penelitian kualitatif adalah metode yang berpusat pada pemeriksaan yang mendalam, maka dari itu penelitian kualitatif bisa menghasilkan pembahasan sebuah fenomena yang lebih dalam dan luas.

Penelitian yang lebih cenderung pada manusia atau bisa juga disebut humanisme ini, memfokuskan pada sikap suatu individu bahwa masalah yang timbul dan solusi dari masalah adalah dengan meneliti reaksi dari dalam individu terkait. Hal tersebut tidak lepas dari sudut pandang, latar belakang dan cara berpikir individu yang bersangkutan.

Sumber:

https://academic.oup.com/humrep/article/31/3/498/2384737

https://en.wikipedia.org/wiki/Qualitative_research

Analisis Risiko

Harys
3 min read

Cross Sectional

Harys
2 min read

Penelitian Korelasional

Harys
5 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *