Definisi Operasional

2 min read

Definisi Operasional Variabel

Definisi operasional merupakan cara peneliti dalam menguraikan variabel yang sedang atau akan diteliti. Pada umumnya terdapat berbagai alternatif dalam pengukuran variabel. Saat peneliti telah menentukan metode yang akan dilaksanakan dalam penelitian, maka pada saat dirumuskan pada sebuah narasi akan berubah menjadi definisi operasional.

Pengertian

Definisi operasional adalah dimensi penelitian yang menyediakan data bagi peneliti untuk mengetahui bagaimana metode dalam mengukur atau menilai variabel. DO atau definisi operasional merupakan panduan yang benar dalam menakar sebuah variabel, yang mana akan menolong peneliti dalam mempertimbangkan variabel yang setara.

Sebab dengan informasi atau panduan tersebut, peneliti bisa mengetahui cara mengembangkan konsep yang baik. Dengan begitu peneliti bisa memastikan apakah prosedur dalam pengukuran bisa dilakukan dengan cara yang sama (terdahulu) atau dengan cara yang baru.

Definisi operasional merupakan penjabaran interpretasi dari variabel yang sudah ditentukan oleh peneliti. Dalam implementasinya definisi operasional dari satu peneliti dengan peneliti lain bisa sangat berbeda. Ini bisa dilihat pada definisi operasional skripsi ataupun thesis yang berdasar pada daftar pustaka.

Menguraikan DO atau definisi operasional variabel pada sebuah penelitian adalah sesuatu yang esensial. Ini dikarenakan agar ketika pengumpulan data peneliti tidak melakukan kekeliruan. Kekeliruan yang terjadi biasanya adalah data akan menjadi bias atau berbelok arah. Kekeliruan bisa dikarenakan dalam penentuan instrumen penelitian yang tidak tepat serta pembuatan pertanyaan penelitian yang tidak konsisten.

Meskipun begitu tidak menjadikan setiap variabel harus ada definisi operasionalnya, jika terdapat variabel yang sudah jelas tanpa ada interpretasi maka tidak usah ada definisi operasional. Contohnya adalah tinggi badan atau berat badan, maka tidak perlu ada definisi operasional.

Kegunaan dari definisi operasional adalah untuk mempermudah peneliti dalam mengukur variabel atau penghimpunan data, sehingga variabel bisa menjadi konsisten dengan sumber data yang diperoleh.

Contoh Definisi operasional variabel

Cara Membuat Definisi Operasional 

Berikut merupakan tahap-tahap dalam membuat definisi operasional yang bisa diandalkan (Variabel Terikat, Variabel Luar, dan Variabel Bebas):

  • Pastikan apa saja variabel yang diteliti. Dimana peneliti akan menentukan kegunaan dari setiap variabel dan klasifikasinya, bisa menjadi merupakan variabel luar, variabel terikat maupun variabel bebas.
  • Temukan arti konseptual yang akurat mengenai setiap variabel. Ini bisa dicari pada penelitian terdahulu, buku maupun kamus. Atau bisa memformulasikannya secara mandiri namun harus berlandaskan sumber-sumber terkait dan pengalaman yang ada di kepustakaan.
  • Kenali apa yang bisa dilaksanakan ketika peneliti sedang mengukur variabel. Perlu diketahui dalam melaksanakan pengukuran terdapat berbagai macam metode yang bisa dilakukan. Dapat dengan observasi, komparasi, bertanya dsb.
  • Tentukan metode yang paling baik untuk dilaksanakan ketika mendeskripsikan / menggambarkan variabel. Dalam penentuan metodenya harus jelas sumbernya dan detail. Contohnya adalah apakah metode menggunakan cara yang sudah ada misal wawancara atau menggunakan cara baru. Dalam pengukuran terdapat empat tingkat yakni nominal, ordinal, interval serta rasio, bisa dilihat di skala pengukuran.
  • Catatlah dalam rupa tabel, bisa juga menggunakan narasi. Seringkali penggunaan tabel dilakukan pada laporan skripsi, sementara narasi digunakan pada publikasi ilmiah.

Jenis dan Contoh Definisi Operasional

Definisi Operasional A

Merupakan alur I yang bisa dibuat berlandaskan dengan operasi apa yang dilaksanakan, ini mengakibatkan adanya indikasi pada variabel yang akan didefinisikan akan bisa terjadi.

Dengan memakai prosedur yang telah ditetapkan peneliti, maka indikasi atau gejala akan bisa terealisasikan atau terjadi.

  • Contoh: “Pertentangan” bisa didefinisikan sebagai adanya dua kubu yang berseberangan, yang setiap kubu memiliki visi dan misi yang sama, namun hanya terdapat satu kubu yang bisa meraihnya.

 Definisi operasional B

Merupakan alur II yang bisa dibuat dengan landasan sebuah objek yang didefinisikan bisa dioperasionalisasikan dengan baik. Maksudnya adalah apa yang di laksanakan atau apa yang terkandung dalam sifat-sifatnya. Untuk lebih paham berikut contoh definisi operasional B.

  • Contoh: “Orang rajin” bisa didefinisikan dengan individu yang bisa konsisten dengan apa yang telah ditetapkan (tujuan) dan bisa melaksanakan segala tugas yang dibebankannya.

Definisi Operasional C

Merupakan alur III yang bisa dibuat berlandaskan dengan apa yang nampak pada objek atau indikasi apa yang akan terlihat pada objek. Maksudnya adalah apa yang menjadi inti dari sifat statisnya.

  • Contoh: Orang rajin bisa didefinisikan sebagai individu yang memiliki sikap disiplin yang baik, suka bekerja, selalu berusaha giat dan memiliki sikap yang patuh.

Kesimpulan

Berdasarkan pernyataan di atas bisa dikatakan bahwa definisi operasional merupakan interpretasi yang dibuat berlandaskan pada karakter atau ihwal yang bisa diteliti. Definisi operasional juga adalah arti yang diciptakan memakai kata kata operasional, yang berarti variabelnya dapat diukur.

Kegunaan dari definisi operasional variabel itu sendiri adalah untuk mengenali parameter yang diperoleh dari penghimpunan data, sehingga dalam pengukuran variabel bisa lebih mudah.

Analisis Korelasi

Harys
2 min read

Manfaat Membaca Karya Ilmiah

Harys
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *