Populasi dan Sampel Penelitian

3 min read

pengertian populasi dan sampel

Dalam memperoleh sebuah kesimpulan dalam penelitian, terdapat sesi yang amat penting untuk dilakukan yakni mengetahui apa itu populasi dan sampel penelitian. Dengan memahami hal tersebut terdapat juga teknik yang harus dilaksanakan.

Pengertian

pengertian populasi dan sampel menurut para ahli

Secara sederhana populasi adalah semua subjek penelitian yang ada dalam satu lokasi/wilayah. Sedangkan sampel adalah sebagian kecil dari populasi yang ada di satu wilayah untuk contoh dalam penelitian.

Pengertian Populasi

Lebih detailnya populasi adalah semua subjek penelitian dalam sebuah tempat/wilayah. Dimana jika peneliti akan meneliti semua komponen yang ada dalam sebuah tempat/wilayah, maka penelitian tersebut dinamakan studi populasi/penelitian populasi atau bisa juga studi sensus.

Sementara itu pengertian populasi berdasarkan pemaparan  (Sugiyono,2011:80), adalah lokasi generalisasi atau penyamarataan yang didalamnya mencakup objek dan subjek yang memiliki sifat dan kualitas yang bermacam-macam, dimana peneliti akan melakukan penelitian untuk menghasilkan teori yang nantinya diambil kesimpulannya.

Bila disimpulkan maka populasi tidak hanya menyangkut pada orang namun juga barang, benda serta alam yang ada dalam sebuah wilayah. Atau bisa juga kumpulan segala sesuatu hal yang ingin diketahui. Selain itu populasi juga tidak hanya kuantitas dari subjek dan objek yang diteliti namun juga sifat, ciri dan kualitas dari objek atau subjek.

Faktor atau Cara Menentukan Populasi dan Contohnya

Terdapat empat faktor menentukan populasi yakni, isi, satuan, cakupan dan waktu. Berikut contohnya:

Terdapat penelitian mengenai keterampilan menggunakan bahasa Inggris pada Mahasiswa Sastra Inggris di Kota Yogyakarta pada tahun 2020, maka populasinya bisa ditentukan dengan faktor di atas:

  1. Isi: Semua Mahasiswa Sastra Inggris di seluruh Yogyakarta baik Swasta maupun Negeri.
  2. Satuan: Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris UGM.
  3. Cakupan: Kota Yogyakarta
  4. Tahun: Tahun 2020

Jenis Populasi

Terdapat dua jenis populasi yakni populasi target dan populasi survei. Populasi target adalah populasi yang sudah ditentukan dengan permasalahan penelitian yang relevan, dan hasil penelitian dari populasi akan disimpulkan. Sementara populasi survei adalah populasi yang ada dalam penelitian yang sedang dilaksanakan.

Secara garis besar populasi target dan populasi survei itu sama saja, namun dikarenakan beberapa alasan, keduanya tidak sama.

Pelajari juga: Subjek Penelitian

Pengertian Sampel

Sedangkan sampel adalah komponen-komponen yang diambil dari populasi. Karena sampel merupakan bagian kecil dari populasi dalam penelitian.

Berdasarkan pemaparan Sugiyono sampel merupakan sebagian dari semua yang dipunyai populasi yang diteliti. Sampel dilakukan apabila populasi dari penelitian tidak bisa terhitung jumlahnya, atau jumlahnya sangat besar. Misalnya penelitian yang tidak bisa dihitung adalah penelitian mengenai bakteri.

Apapun yang ditemukan saat penelitian pada sebuah sampel, maka hasil kesimpulan juga akan diterapkan pada populasi. Sehingga peneliti harus mengambil sampel yang memang sangat mewakili dari populasi.

Teknik Pengambilan/Penarik Sampel

Untuk bisa mengambil sampel yang benar-benar mewakili populasi berikut merupakan teknik atau metode pengambilan sampel yang ideal memiliki ciri-ciri:

  • Bisa memberikan deskripsi dan gambaran yang tepat mengenai populasi.
  • Bisa memastikan presisi
  • Simep dan bisa gampang untuk dilakukan.
  • Bisa memberikan informasi yang bervariatif dan banyak dengan dana yang murah.

Dan inilah Teknik Pengambilan/penarik Sampel

Teknik Sampling Probabilitas (Probability Sampling)

Teknik yang juga bisa disebut sebagai random sampling ini, dalam praktiknya elemen sampling akan diberi kesempatan yang sama untuk diikutkan pada sampel. Sehingga sampel yang didapat bisa berpeluang mewakili populasi yang ada. Salah satu syarat untuk bisa menarik sampel pada teknik ini adalah terdapat list anggota populasi.

Sampling probabilitas ini bisa dilaksanakan dengan beberapa cara yakni:

Teknik cluster sampling atau Penarikan Sampel Berkelompok

Teknik ini akan dilakukan bila dalam praktiknya terdapat dua permasalahan yakni: Pendanaan yang amat mahal untuk membuat kerangka sampling dan meraih setiap komponen sampel. Kedua bila peneliti kekurangan kerangka sampling dan populasi terlalu tersebar.

Teknik Systematic Sampling atau Penarikan sampel sistematis

Yang dilakukan pada teknik ini adalah dalam penarikan sampel peneliti akan mengambil kasus secara runtut dari setiap daftar populasi yang telah disusun.

Teknik Rambang Proporsional

Bila populasi didalamnya terdapat cabang populasi (sub-populasi) maka sampel penelitian akan diambil dari cabang tersebut. Dan teknik untuk mengambilnya adalah dengan sistem undian dan sistem yang sistematis.

Teknik Rambang Bertingkat

Jika cabang dari populasi memiliki karakter bertingkat, maka teknik penarikan sampelnya persis seperti pada teknik proporsional.

Teknik Sampling Non-Probabilitas

Teknik ini merupakan teknik penarikan sampel dari populasi yang dipilih secara mandiri oleh peneliti. Pemilihan tersebut bisa berlandaskan pada penelitian terdahulu atau dari para ahli.

Terdapat teknik pengambilan sampel dengan cara non probabilitas, berikut diantaranya:

Judgmental Sampling Purposive Sampling 

Merupakan pengambilan sampel yang berasal dari populasi dengan teknik purposive yakni penarikan sampel yang berlandaskan pada penentuan subjek dari peneliti dengan parameter yang detail. Atau penarikan sampel dengan sengaja.

Sequential Sampling

Penarikan sampel ini diawali dengan mengambil sampel pada sejumlah kecil lalu dilakukan sebuah data analisis. Bila hasil analisis masih menimbulkan keraguan maka sampel bisa diambil pada jumlah yang lebih besar dan seterusnya.

Pengambilan sampel bola salju (Snowball Sampling)

Merupakan pengambilan sampel dengan penetapan sampel pilihan pertama. Dan bila ingin memilih sampel berikutnya maka harus berlandaskan data dari sampel yang pertama, demikian pula dengan kedua, ketiga dan seterusnya. Dengan begitu penentuan itu seperti semakin membesar seperti bola salju.

Teknik Sampel Jatah (Quota Sampling)

Merupakan teknik yang dilaksanakan dengan berlandaskan jatah yang sudah ditetapkan. Seringkali dalam penetapan sampel penelitian merupakan subjek yang sering ditemukan sehingga dalam penghimpunan data bisa lebih mudah.

Teknik Sampel Kebetulan (Convenience Sampling atau Accidental Sampling)

Seringkali pada saat penelitian berlangsung terdapat sampel dari populasi yang didapat secara tidak sengaja. Kebetulan ini bisa terjadi karena adanya terdapat peneliti yang sedang menghimpun data. Sehingga dalam prosesnya sampel jenis ini dinamakan sebagai sampel kebetulan dari populasi.

Bisa juga dikatakan bahwa pengambilan sampel ini dilaksanakan dengan cara menentukan orang yang ditemui secara kebetulan.

Cermati juga: Teknik Analisis Data

Kesimpulan

Demikian adalah pembahasan mengenai populasi dan sampel penelitian. Terdapat berbagai referensi yang harus diperoleh agar memahami materi ini bisa menjadi lebih dalam. Dengan demikian aktivitas penelitian bisa berjalan dengan baik.

Analisis Korelasi

Harys
2 min read

Manfaat Membaca Karya Ilmiah

Harys
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *