Penelitian Eksperimen

2 min read

Pengertian Penelitian Eksperimen

Penelitian eksperimen merupakan aktivitas pemeriksaan yang disengaja sehingga peneliti bisa tahu reaksi yang akan didapat dari sebuah objek/subjek yang diteliti. Agar bisa melakukan sebuah eksperimen, harus ada upaya untuk mengetahui beberapa elemen eksperimen yang berhubungan. Mulai dari jenis variabel, makna eksperimen, tujuan sifat, syarat, bentuk hingga langkah penelitian eksperimen.

Pengertian

Penelitian eksperimen adalah sebuah cara sistematis untuk menciptakan keterkaitan sebuah kejadian antara sebab dan akibat. Pada penelitian eksperimen terdapat metode yang menjadi syarat umum dalam aktivitasnya, yakni observasi, mengontrol dan mengoperasikan.

Pada penelitian ini, ilmuwan akan mengklasifikasikan sebuah objek maupun subjek menjadi dua kategori, yakni kategori kontrol dan kategori treatment. Dimana kontrol merupakan sebuah kategori yang tidak memperoleh perlakuan sementara treatment merupakan kategori yang memperoleh perlakuan

Pengertian menurut para ahli

Berdasarkan penuturan  (Suwarno, 1987), penelitian eksperimen merupakan metode yang mengharuskan peneliti untuk mengendalikan objek yang sedang diawasinya, dimana hal tersebut bertujuan untuk memperlihatkan sebuah keterkaitan antara sebab dan akibat dari setiap variabel independen dan dependen.

(Sedarmayanti & Syarifudin, 2002), berpendapat bahwa penelitian eksperimen adalah penelitian yang berupaya untuk memperoleh sebuah efek tertentu dari variabel satu dengan variabel lain dengan pengawasan yang teliti.

Sugiyono (2012) mengemukakan bahwa penelitian eksperimen bisa didefinisikan sebagai metode yang dipakai untuk memperoleh efek perlakuan dengan situasi yang terkontrol. Yatim Riyanto (dalam Zuriah, 2006) juga berpendapat bahwa penelitian eksperimen adalah penelitian yang logis, cermat dan terstruktur dalam melaksanakan pengamatan pada sebuah situasi.

Pada saat penelitian eksperimen berlangsung, peneliti akan memanipulasi sebuah treatment/eksperimental yang dilanjutkan observasi dampak yang ditimbulkan oleh treatment/manipulasi.

Lebih sederhana dari pengertian penelitian eksperimen itu sendiri adalah penelitian yang dilaksanakan untuk memperoleh hasil akibat dari sebuah stimulus pada sebuah objek/subjek penelitian.

Karakteristik Penelitian Eksperimen

  • Variabel dan kondisi pada penelitian eksperimen akan disusun dengan sistematis dan cermat.
  • Terdapat dua klasifikasi kategori yakni kategori kontrol dan kategori eksperimen, dimana kategori kontrol digunakan sebagai informasi dasar.
  • Kedua kategori tersebut diusahakan untuk sejenis atau homogen. Pada kategori eksperimen tidak diberikan treatment sedangkan pada kategori eksperimen akan dilakukan treatment tertentu.
  • Pada saat penelitian berlangsung dan observasi dilakukan maka peneliti akan memilih dan mengamati perubahan dan perbedaan yang ada pada kategori eksperimen.
  • Internal validity harus ada dan dibutuhkan pada desain penelitian eksperimen, ini bertujuan agar manipulasi eksperimen bisa dilaksanakan atau tidak pada studi yang mengakibatkan pengaruh.
  • External validity berhubungan dengan cara perwakilan dari hasil penelitian dan berkaitan dengan menyederhanakan situasi yang berhubungan.
  • Setiap variabel yang berharga harus selalu konstan, namun pada variabel perlakuan yang sengaja dimanipulasi hal tersebut tidak berlaku (konstan).

Proses Pembuatan Penelitian Eksperimen

  1. Melaksanakan pemeriksaan dengan cara induktif dimana peneliti akan menentukan masalah yang berhubungan.
  2. Identifikasi masalah.
  3. Melaksanakan atau mengecek penelitian terdahulu dari buku atau jurnal yang berhubungan. Selanjutnya merumuskan hipotesis dan menentukan pengertian dari variabel dan operasional.
  4. Menciptakan rencana penelitian yang terdiri dari: pengenalan variabel yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan, mencari metode untuk mengawasi variabel, menentukan desain eksperimen, memilih populasi dan menentukan sampel penelitian, pengelompokan subjek ke kategori eksperimen atau kategori kontrol, menentukan instrumen penelitian, identifikasi prosedur penghimpunan data dan hipotesis.
  5. Melaksanakan aktivitas eksperimen.
  6. Menghimpun data dan informasi hasil eksperimen.
  7. Mengklasifikasikan dan menggambarkan setiap variabel data.
  8. Melaksanakan analisis dengan cara metode statistika yang relevan.
  9. Menciptakan laporan penelitian eksperimen.

Baca juga: Laporan Penelitian

Fungsi atau Tujuan

Ini adalah fungsi/manfaat dari penelitian eksperimen serta tujuan. Pernyataan di bawah merupakan pendapat dari para ahli:

  • Penelitian eksperimen memiliki fungsi untuk menciptakan koneksi yang akan menjadi causal-effect relationship) atau sebab akibat, Sukardi (2011).
  • Riset eksperimen mempunyai tujuan untuk mengetahui efek dari perubahan elemen dari setiap kondisi yang diawasi (kontrol), Murti (dalam Prabandari, 2011).
    Penelitian eksperimen memiliki tujuan untuk memahami akibat yang dirasakan dari treatment yang dilakukan,  Hadi (dalam Nursyahidah, 2012).
  • Riset eksperimen berfungsi untuk memperoleh efek perlakuan tertentu kepada hal lain pada situasi yang dikontrol, Sugiyono (2011).
  • Penelitian eksperimen memiliki misi untuk mengetes hipotesis yang diajukan pada penelitian dan meramalkan sebuah fenomena tertentu pada bingkai eksperimen, lalu menarik generalisasi setiap variabel yang berkaitan.

Baca juga: Desain Penelitian

Kesimpulan

Berlandaskan apa yang telah dijabarkan diatas bisa dikatakan bahwa penelitian eksperimen merupakan pendalaman yang dilaksanakan untuk memahami sebuah efek dari pemberian stimulus/treatment yang sudah diawasi dengan ketat. Sehingga hasilnya akan diperoleh koneksi sebab akibat dari eksperimen (percobaan) yang telah diberikan.

Laporan Penelitian

Harys
3 min read

Analisis Data

Harys
8 min read

Purposive Sampling

Harys
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *