Etika Penelitian

2 min read

Etika dalam Penelitian adalah

Agar pelaksanaan penelitian bisa berlangsung dengan baik perlu ada sebuah kesepakatan bersama mengenai aturan, ketentuan, kewajiban dan norma dalam penelitian. Hal tersebutlah yang menjadi dasar adanya sebuah etika, terutama etika penelitian.

Pengertian

Etika penelitian adalah sebuah perspektif yang menentukan benar, salah dan buruk, baik pada aktivitas keseluruhan penelitian. Etika hadir karena terdapat sebuah nilai yang ingin ditegakkan, dimana nilai tersebut akan menjadi dasar etika, yang merupakan ketentuan dalam bertindak.

Hal yang bisa dilakukan manusia untuk menambah, meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan adalah dengan penelitian. Dengan etika, manusia berusaha untuk mengatur dirinya sendiri dan mendefinisikan baik dan buruk suatu tindakan dalam memperoleh pengetahuan dengan menggunakan penelitian.

Berdasarkan pengamatan Earl Babbie, 1973, terdapat tata tertib etika, dimana peneliti harus patuh terhadap seluruh metode penelitian. Salah satu aturan atau tata tertib etika penelitian tersebut adalah peneliti tidak boleh mendesak seseorang ikut serta dalam sebuah penelitian.

Misalnya adalah memaksa ketua RT untuk menuntut warganya berkumpul dalam rangka wawancara. Orang yang terlibat dalam penelitian harus berasaskan sukarela, dimana tidak ada seorang pun yang memaksanya ikut serta. Bila peneliti kedapatan memaksa seseorang, maka hal tersebut telah melanggar etika keterlibatan subjek dalam penelitian yang dilaksanakan.

Menurut pendapat Babbie terdapat dua pedoman penting untuk menjaga subjek penelitian, yakni anonimitas dan kerahasiaan. Pada penelitian, nama dan identitas subjek penelitian tidak ditulis dalam daftar. Maka peneliti tidak perlu menyediakan perangkat keterangan nama dsb pada lembar penelitian survei.

Walaupun peneliti mengetahui identitas subjek, namun peneliti harus merahasiakan identitas mulai dari nama hingga tempat tinggal subjek penelitian untuk menegakan etika penelitian.

Etika penelitian yang perlu diketahui peneliti adalah memancing, memanfaatkan subjek agar memberikan informasi dan keterangan palsu. Contohnya adalah mengatasnamakan diri sebagai warga kampung yang akan diteliti padahal bukan. Ini dilanjutkan oleh para ahli bahwa mereka menekankan bahwa peneliti harus jujur dalam mempresentasikan data yang diperoleh.

Simak juga: Subjek Penelitian

Etika dalam Penelitian

Dalam etika penelitian terdapat norma yang dijunjung, yakni norma hukum adalah norma yang membahas apa saja sanksi bila terdapat pelanggaran, norma sopan santun adalah norma yang menjunjung tinggi nilai kebiasaan yang dijunjung pada masyarakat, norma moral adalah kesadaran untuk berbuat baik.

Terdapat pula prinsip utama dalam etika penelitian yakni, menghormati kerahasiaan dan anonimitas subjek penelitian, menghargai martabat subjek penelitian, mengukur kelebihan dan kekurangan pada manfaat yang akan diakibatkan dalam penelitian.

Berikut merupakan hal yang bisa menjadi renungan untuk meningkatkan wawasan mengenai etika penelitian.

  • Ilmuwan atau peneliti harus menyerahkan dirinya secara maksimal untuk memperoleh fakta ilmiah dan mengembangkan ilmu pengetahuan, mendapatkan teknologi dan menciptakan inovasi bagi kemajuan umat manusia.
  • Peneliti dituntut dalam setiap melaksanakan aktivitasnya harus sesuai dengan batas dari hukum yang ada, keperluan dan tujuan pihak yang berhubungan dengan penelitian harus didahulukan, hak asasi manusia harus dikedepankan.
  • Ilmuwan harus bisa mengatur setiap sumber daya yang telah ditemukan dengan tanggung jawab. Terutama saat peneliti mencurahkan hasil penelitian untuk dimanfaatkan.
  • Manajemen dalam pelaksanaan penelitian harus berasaskan kejujuran, berkeadilan dan berakal. Terutama kepada wilayah yang ditelitinya seperti menghormati manusia dan alam. Tanpa memandang ras, agama dll.
  • Ilmuwan atau peneliti harus selalu bersikap terbuka terhadap reaksi, kritik dan saran dari peneliti lain dan masyarakat terkait dengan hasil penelitian. Pertukaran tersebut bisa dilakukan dengan jalan tengah disukis yang menarik.

Simak juga: Teknik Analisis Data

Kesimpulan

Penelitian bukan kegiatan yang simpel yang dapat dilakukan secara individu. Karena sudah menjadi hal dasar bahwa keterlibatan orang lain dalam penelitian itu niscaya. Dimana penelitian itu biasanya terdiri dari tim peneliti itu sendiri dan subjek penelitian atau partisipan (narasumber dan responden).

Maka dari itu setiap partisipan yang ikut terlibat dalam penelitian harus dijaga martabat, keselamatan dan kehormatannya. Sebagai seorang peneliti, mereka harus berperan penting untuk menjaga segala hal yang mengganggu partisipan. Untuk mengurangi ketertutupan penelitian, maka terdapat langkah yang bijaksana yaitu mengadakan penelitian secara overt research atau terbuka. Ini bisa bermanfaat agar penelitian bisa dilihat dan diakses oleh siapapun yang berminat.

Laporan Penelitian

Harys
3 min read

Analisis Data

Harys
8 min read

Purposive Sampling

Harys
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *